A Recipe for a Happy Life

日本での幸せライフレシピ

Pemeriksaan Kesehatan Balita
(乳幼児健診)

Anak-anak merupakan aset berharga untuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, mereka berhak mendapatkan dukungan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal. Dukungan tersebut tentu saja bukan hanya dari orangtua, pemerintah juga bertanggung jawab dalam membangun program-program untuk memfasilitasi anak-anak dalam masa tumbuh kembangnya.

Untuk mendukung tumbuh kembang anak, pemerintah Indonesia mempunyai salah satu program dalam pelayanan kesehatan anak. Program itu disebut Posyandu, yakni singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu.

Secara umum, di Indonesia kegiatan posyandu hanya terdiri dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin dan imunisasi. Hal itu berbeda dengan Jepang yang memiliki aspek lebih rinci dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Posyandu di Jepang dikenal dengan istilah 乳幼児健診 (Nyūyōjikenshin) yang berarti Pemeriksaan Kesehatan Balita.

Isi Dari Kegiatan Posyandu Jepang

Banyak pemeriksaan yang akan dilalui oleh anak-anak pada saat nyūyōjikenshin. Pemeriksaannya meliputi kesehatan fisik, skrining tumbuh kembang, pemeriksaan gigi, konsultasi dengan dokter spesialis anak, dan konsultasi dengan ahli gizi. Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk mendeteksi dini kelainan dan penyakit pada diri anak serta sebagai bentuk dukungan kepada para orangtua dalam mengasuh anak-anak.

• Penimbangan Berat badan

Untuk menimbang berat badan, anak-anak harus melepas bajunya, sehingga yang didapat adalah murni berat badan tanpa ada tambahan dari berat baju yang dipakai.

• Pemeriksaan Gigi dan Mulut

Beberapa dokter spesialis gigi akan memeriksa anak-anak satu persatu. Hal ini bertujuan agar supaya kesehatan gigi anak tetap terjaga dan untuk waspada terhadap penyakit gigi sejak dini. Nantinya, hasil pemeriksaan akan diberitahukan melalui surat yang akan dikirim ke alamat tujuan masing-masing dan jika ditemukan bakteri atau kuman pada gigi anak, mereka akan mengirimkan surat keterangan tersebut beserta dengan obatnya secara gratis.

• Skrining Tumbuh Kembang

Kemampuan sensorik anak balita berpengaruh pada keterampilan bahasa, sosial, kosakata, pemecahan masalah, dan koordinasi. Bila ada masalah dengankemampuan sensorik anak, maka keterampilan si kecil akan terganggu. Oleh karena itu, uji kemampuan sensorik pada anak juga penting untuk mendeteksi gangguan dalam dirinya. Petugas kesehatan akan menguji kemampuan sensorik anak-anak dengan menunjukkan beberapa gambar. Lalu petugas akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait gambar yang diberikan. Dengan demikian, akan diketahui apakah ada keterlambatan dalam pertumbuhannya yang berkaitan dengan seluruh panca indra anak.

• Wawancara Dokter Spesialis

Setelah semua pemeriksaan dasar telah selesai, kemudian akan lanjut pada pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis. Di sinilah akan diketahui apakah dari pemeriksaan dasar yang telah dilakukan ditemukan kondisi yang abnormal atau tidak. Sehingga jika ada kondisi yang tidak semestinya, akan dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

• Konsultasi Ahli Gizi

Jika pada pemeriksaan ditemukan anak yang mempunyai berat badan kurang, maka orangtua akan mendapatkan saran dari para ahli gizi unyuk memperbaiki pola makan anak agar kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi.

Waktu Pelaksanaan

Pelaksanaan nyūyōjikenshin dilakukan secara bertahap dan dikategorikan sesuai umur. Pemeriksaan kegiatan ini ditujukan untuk anak berusia 1 bulan, 3 bulan, 18 bulan dan 3 tahun. Ketika tiba jadwal kegiatan tersebut, kantor kesehatan setempat akan mengirimkan surat panggilan kepada setiap ibu yang memiliki anak untuk menghadiri kegiatan tersebut di tempat yang telah ditentukan. Di dalam surat tersebut juga diberitahukan apa saja perlengkapan yang harus dibawa, seperti kartu asuransi kesehatan, buku kesehatan ibu dan anak, lembar pemeriksaan kesehatan bayi, dan perlengkapan anak seperti popok, pakaian ganti, handuk dan lain-lain.

GLOBAL BUSINESS NETWORK
Official Facebook Page

Site Map